Rabu, 06 Maret 2013

Pengertian Nabi dan Rasul


Kata rasul berasal dari bahasa Arab, yaitu rasulun artinya utusan. Kata rasul merupakan bentuk mufrad, sedangkan bentuk jamaknya adalah rusulun, berbentuk jamak taksir (jamak yang terbentuk tanpa aturan). Arti rasul menurut istilah adalah orang yang diberi wahyu oleh Allah swt. berupa suatu syariat tertentu untuk disampaikan kepada umatnya. Iman kepada rasul Allah adalah mempercayai bahwa Allah swt. telah mengutus para rasul untuk memberikan petunjuk dan pedoman hidup kepada umat manusia agar selamat di dunia dan akhirat.

Kata nabi berasal dari bahasa Arab yaitu naba’a. Arti nabi secara bahasa adalah pembawa berita. Arti nabi menurut istilah adalah orang yang diberi wahyu oleh Allah swt. berupa suatu syariat tertentu dan tidak wajib disampaikan kepada umatnya. Seorang rasul wajib menyampaikan wahyu yang diterima kepada umatnya, sedangkan seorang nabi tidak. Seorang rasul pastilah seorang nabi, sedangkan seorang nabi belum tentu seorang rasul. Di sinilah letak perbedaan antara nabi dan rasul.

Allah swt. mengutus para rasul kepada umat manusia dengan membawa syariat, janji, kabar gembira, memberi peringatan, dan ancaman. Tujuannya untuk menyelamatkan dan membahagiakan manusia di dunia dan akhirat. Para rasul merupakan manusia pilihan yang dipilih oleh Allah untuk menerima dan menyampaikan wahyu kepada manusia.
Dalam melaksanakan dakwah dan tugasnya, nabi dan rasul diberikan mukjizat oleh Allah swt.. Hal ini sebagai bukti kebenaran atas ajaran yang mereka sampaikan dan untuk mengalahkan musuh-musuh mereka.

Firman Allah swt.:
”Para rasul yang Kami utus itu adalah untuk memberi kabar gembira dan memberi peringatan ….” (Q.S. Al An‘am [6]: 48)


http://wahyufokus.blogspot.com/2010/02/nabi-dan-rasul.html

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar